DITAHBISKAN: Pdt Dr Jhon PE Simorangkir (kiri) bersama 20 Pendeta lainnya saat ditahbiskan. (ist)
RIAU – Sebanyak 20 Vikar angkatan 2023 ditahbiskan menjadi Pendeta GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) di Gereja GKPI Sion Senantiasa, Resort Labuh Baru Barat Pekanbaru, Wilayah IX Riau pada Minggu (26/4/3026).
Vikar adalah calon pendeta yang sedang menjalani masa persiapan pelayanan, penempatan, dan pembinaan sebelum ditahbiskan menjadi pendeta penuh.
Sebanyak 20 Vikar harus menempuh perjalanan pulang pergi sekitar total 22 jam. Berangkat Jumat (24/4/2026) malam dan tiba Sabtu (25/4/2026) di Riau.
Dan Minggu (26/4/2026) siang ditahbiskan. Lalu pada Minggu (26/4/3026) sore pulang dan tiba di Siantar pada Senin (27/4/2026) pagi.
Sebelum ditahbiskan menjadi Pendeta, para Vikar menyelesaikan masa vikariat selama 3 tahun di tempat praktik berbeda, yang bertujuan membentuk keterampilan pelayan, pengenalan tata gereja, dan kedewasaan panggilan.
Dan pentahbisan ini adalah momen sakral, dipimpin pimpinan sinode (Uskup), yang melibatkan penyerahan jubah dan stola sebagai simbol tugas pelayanan.
Sebelum ditahbiskan, Vikar harus menyelesaikan masa vikariat dan memenuhi persyaratan peraturan GKPI.
Proses pentahbisan yakni ibadah khusus, penyerahan jubah (hitam) dan stola (kuk pelayanan), serta pengalungan bunga.
“Semoga kami dapat memberikan pelayanan kepada jemaat dalam memuliakan Tuhan,” ujar Pdt Dr Jhon PE Simorangkir kepada wartawan, Senin (27/4/2026). (wil)












