LUKA-LUKA: DL (34), seorang petani menjadi korban dugaan penganiayaan pekerja PT TPL.
SIMALUNGUN – Sejumlah petani dari masyarakat adat Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) diduga diserang dan dianiaya sekelompok pekerja PT TPL menggunakan penutup wajah bersenjata kayu dan tameng rotan pada Senin (22/9/2025) pagi.
Akibatnya, beberapa petani terluka pada bagian wajah. Bahkan ada wanita berinisial DL (34) yang mulutnya penuh darah karena diduga dihajar petugas.
Ada juga tiga orang lain yakni SA (63), PS (55), dan ES (44) mengalami luka.
Dari informasi yang menyebar di grup WhatsApp jurnalis, para pekerja PT TPL ini tidak hanya membawa kayu tapi membawa parang dan alat lainnya.
Sebuah video menunjukkan adanya jumlah massa pekerja PT TPL mendatangi lahan yang diduduki petani.
Lahan tersebut berada di Buntu Panaturan, Desa/Nagori Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.
Menurut informasi, hingga kini warga merasa was-was akan adanya serangan susulan. (in)












