Berita  

IKRAR Bantah RP Calo Proyek dan Oknum Pegawai

Harist Lubis SE dan Syahril. (ist)

MEDAN – Ketua Keluarga Besar Ikatan Kekeluargaan Antar Rekanan (IKRAR), Harist Lubis SE membantah pemberitaan yang menyebut RP sebagai calo proyek dan oknum pegawai.

Harist mengatakan RP hanya mengambil berkas terkait proyek yang saat ini masih berada dalam tahap administrasi.

“Ngambil berkas kok dikatakan calo,” kata Harist didampingi Sekretaris IKRAR Syahril, Sabtu (5/9/2026).

Harist juga membantah RP berstatus sebagai pegawai seperti yang disebut dalam pemberitaan yang beredar.

“Sepengetahuan kami, ia (RP) adalah seorang ketua forum wartawan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Medan. Makanya saya terkejut membaca berita kok dikatakan calo dan oknum pegawai. Ini jelas berita hoax,” ujar Harist.

Menurut Harist, RP juga menjabat Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara. Ia menyebut RP selama ini berkomunikasi dengan pihak internal maupun eksternal BUMD tersebut.

Terkait proyek yang disebut dalam pemberitaan, Harist mengatakan pekerjaan itu belum berjalan karena masih dalam proses administrasi.

“Proyeknya saja belum berjalan, masih proses administrasi, kok dikatakan calo proyek. Ini kan fitnah,” katanya.

Harist kemudian meminta media yang memberitakan persoalan tersebut melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait sebelum menerbitkan berita.

“Saya harapkan kawan-kawan jurnalis sebelum menuliskan berita harus konfirmasi sesuai kode etik jurnalistik agar tidak terjadi fitnah karena dosanya sangat besar,” ujar mantan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara itu.

Terpisah, Ahli Pers Dewan Pers di Sumatera Utara, Rizal R Surya, menyarankan persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers.

“Sebaiknya persoalan seperti ini dilaporkan saja ke Dewan Pers,” ujar Rizal. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *