Berita  

Bawa Sajam, Seorang Pelajar Diamankan Polsek Medan Area

Oplus_131072

SAJAM: Sakah seorang warga memegang senjata tajam milik seorang pelajar. (ist)

MEDAN – Seorang pelajar berinisial MIS (16) diamankan warga karena di becak bermotor (bentor) yang dikendarainya membawa senjata tajam (sajam) di Jalan Bromo, Lorong Tengah, Kecamatan Binjai, Kecamatan Medan Area, Rabu (22/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB.

Pelajar itu pun langsung digiring warga ke Polsek Medan Area untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin, melalui Kanit Reskrim Iptu Fajri Lubis menjelaskan kejadian bermula ketika MIS sedang mengendarai bentor dan diduga ugal-ugalan dengan seorang rekannya yang juga mengendarai sepeda motor.

“Jadi saat itu si anak ini bawa bentor, mungkin ugal-ugalan sama temannya yang juga bawa sepeda motor. Pas di Jalan Bromo, simpang Lorong Tengah, bentornya terbalik,” ujar Iptu Fajri Lubis saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (24/4/2026).

Warga yang melihat langsung mendekat untuk memeriksa kondisi bentor dan pengendaranya.
Disitulah warga menemukan senjata tajam jenis parang di dalam becak bermotor tersebut.

Temuan senjata tajam itu sontak membuat warga curiga. Mereka menduga MIS hendak terlibat tawuran atau “bentor hantu” yang belakangan meresahkan warga.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Medan Area, MIS mengaku bahwa parang yang ditemukan di atas bentor tersebut bukan miliknya.

Pihak kepolisian lalu mengambil langkah memanggil orang tuanya.

“Langkah yang kita laksanakan adalah memanggil orang tua, pihak sekolah, dan kepala lingkungan. Kemudian kita serahkan kembali pada orang tua untuk didik dan dibina,” pungkas Iptu Fajri Lubis. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *