Ilustrasi
Begal
MEDAN – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang juga sebagai driver ojek online (ojol), Asran Ebinsa Harefa (23), dibegal tiga pria tak dikenal di Marelan.
Informasi diperoleh, korban saat itu sedang istirahat di halaman ruko di Marelan.
Selama 40 menit lebih kurang menunggu di halaman ruko di Jalan Veteran, Pasar 10, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kota Medan, tepatnya di depan FIFGROUP, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 02.58 WIB, ia didatangi tiga pria berboncengan satu sepeda motor.
“Awalnya saya ngojek. Sekitar pukul
23.00 WIB, keluar dari rumah untuk keliling – keliling, saat di Jalan Amir Hamzah, Kelurahan Sei Agul orderan masuk, disitulah saya mengantarkan penumpang di daerah Marelan,” ucap Asran Ebinsa Harefa, Minggu (15/2/2026).
Usai mengantar penumpang, ia pun mencari tempat beristirahat sembari menunggu masuk kembali orderan pesanan di sekitar Marelan.
Asran pun berhenti di halaman ruko yang tak jauh dari penjual durian.
Selang 20 menit ia menunggu orderan masuk, korban pun tak menyadari rupanya pedagang durian sudah tutup.
Dengan tekad keberanian sembari menunggu orderan masuk, ia pun duduk di posisi paling sudut ruko. Sementara sepeda motor Yahama Vixion bernomor polisi BD 4971 KP, miliknya terparkir di depannya dengan kunci masih menyantol di atas motor.
“Saat saya lagi fokus ke HP, tiba-tiba datanglah 3 orang pelaku begal,” tambahnya.
Kemudian, dua dari ketiga pelaku langsung mendatangi dan mencoba mengambil paksa tas sandang serta handphone korban.
Tak berhasil mengambil tas sandang serta handphone korban, para pelaku lalu mengambil kereta korban. (Wil)












