Mayat Pria di Parit Hebohkan Warga

HEBOH: Mayat seorang pria saat hendak dimasukkan ke mobil ambulans. (ist)

MEDAN  – Warga sekitar Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan dikejutkan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas di parit, Kamis (22/10/2026).

Mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun itu ditemukan dalam posisi telungkup.

Kapolsek Sunggal, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan penemuan tersebut pertama kali diketahui setelah pihaknya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 07.30 WIB.

“Personel piket Reskrim dan Intel Polsek Sunggal langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan setelah menerima informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, seorang petugas keamanan Bank Sumut bernama Elfidiana awalnya diberi tahu oleh nasabah yang hendak mengambil uang di ATM. Nasabah tersebut melihat sesuatu menyerupai mayat di parit.

Setelah melakukan pengecekan bersama nasabah, saksi memastikan bahwa benda tersebut merupakan jasad seorang pria. Informasi itu kemudian disampaikan kepada kepala lingkungan setempat sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.

“Petugas Polsek Sunggal selanjutnya mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi terhadap korban,” tambah Kapolsek.

Tim Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, identitas pria tersebut belum diketahui karena kondisi jasad sudah membusuk.

“Upaya pengambilan sidik jari juga belum dapat dilakukan lantaran kulit pada jari tangan korban telah terkelupas,” katanya.

Saat ditemukan, Kapolsek menjelaskan pria tersebut mengenakan kaus berwarna biru dongker bertuliskan “DR. Black” dan celana jin pendek yang dipakai terbalik. Polisi juga menemukan uang tunai sebesar Rp30.000 serta tiga bungkus white coffee di lokasi.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans Desa Mulyorejo ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk penanganan lebih lanjut,” kata AKP M Ainul Yaqin. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *