PERIKSA: Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan saat memeriksa pagar besi Stadion Teladan. (ist)
MEDAN – Pagar Stadion Teladan Medan diduga digerogoti oleh “rayap besi” alias komplotan maling besi. Hal ini beredar di media sosial (medsos) dan Instagram.
Namun beredarnya video tersebut dibantah langsung oleh staf pengamanan proyek stadion teladan dan pihak kepolisian.
Berdasarkan video unggahan dari akun Instagram @tkpmedan. Seorang warga membagi konten.
Dalam postingan video unggahan dari akun Instagram @tkpmedan. Seorang warga membagi konten terkait adanya percobaan pencurian besi atau rayap besi.
Dimana dalam video tersebut, warga memperlihatkan besi pagar dalam kondisi rusak serta bangunan temboknya.
“Udah mulai di rayap besi ini, kau liat dulu, bangunan ini enggak mungkin belum siap, pagar besinya udah dicongkel, batu bata nya udah mulai dihancurkan,”.
“Besi pagarnya bengkok ini sikit sikit digerogoti rayap besi, besok sikit, besok sikit, ungkap salah seorang warga yang disapa incek Budi didalam video tersebut.
Incek Budi memberikan solusi kepada para pemuda Kota Medan, terutama maling besi supaya Stadion Teladan dijaga.
“Udah lama kali Stadion Teladan siapnya, udah selesai pembangunannya malah di bongkar lagi, tolong dijaga Stadion Teladan ini,” lanjutnya.
Sementara itu, petugas dari pengamanan proyeksi dalam Stadion Teladan membantah beredarnya besi pagar digerogoti rayap besi.
“Kurang lebih satu tahun yang lalu, saat itu ada pengalian tanah di area dalam menggunakan alat berat excavator, kemudian karena terlalu mepet dekat dengan pagar, beko excavatornya itu menghantam pagar, terjadilah seperti ini,” ungkap Herman sebagai pengamanan proyek dalam Stadion Teladan saat ditemui awak media dilokasi.
Lebih lanjut, ia membantah persoalan pagar besi stadion teladan digerogoti rayap besi.
“Ini murni karena kesalahan pekerja, bukan rayap besi,” tuturnya.
Herman mengungkapkan akan ada rencana untuk memperbaiki pagar besi stadion teladan yang rusak, akan tetapi pihaknya masih fokus untuk pengerjaan di dalam stadion.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan mengungkap bahwa seputaran pagar besi stadion teladan mengalami kerusakan, namun kerusakan pagar besi tersebut bukan digerogoti rayap besi melainkan karena pengerjaan pengalian tanah di area dalam stadion teladan.
Besi pagar tersebut sudah satu tahun lalu rusak, dimana alat berat excavator menghantam pagar besi itu.
“Terbentur sehingga rusak, kami sudah memegang pagar besi tersebut, ternyata pagar itu masih kokoh, jika ditarik 10 orang lebih, pagar besi itu tidak bisa di cabut,” ucap Iptu Poltak Tambunan.
Poltak mengatakan bahwa viral video di media sosial itu tidak benar adanya pagar besi stadion teladan ini di rusak oleh rayap besi. (Wil)










