Berita  

Tridharma Komda Sumut PTITD.SI 67 dan Martrisia Hadiri HUT Dewa Di Cetiya Buddha Zhunti Insan Semesta

HADIRI: Pengurus Tridharma Komda Sumut PTITD.SI 67 dan Martrisia saat menghadiri HUT Dewa Di Cetiya Buddha Zhunti Semesta di Komplek MMTC Blok A 41, Jalan Willems Iskandar, Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, pada Kamis (5/3/2026). (ist)

MEDAN – Pengurus Tridharma Komda Sumatera Utara (Sumut) Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma se-Indonesia (PTITD SI) 67 dan Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Martrisia) bersama rombongan hadiri perayaan HUT Dewa Zhunti di Cetiya Buddha Zhunti Insan Semesta (Fota Zhunti Fozu Jiushi) di Komplek MMTC Blok A 41, Jalan Willems Iskandar, Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan pada Kamis (5/3/2026) pukul 19.00 wib.

Suhu Ayiu Ramlan selaku pemilik Cetiya Buddha Zhunti Insan Semesta mengatakan manfaat tempat ibadah ini untuk menolong sesama tanpa memandang ras, suku dan agama.

“Siapapun boleh datang konsultasi, pengobatan dan lainnya bagi yang percaya,” ujarnya.

Perayaan HUT Dewa Zhunti ini diadakan selama 2 hari yakni 5 dan 6 Maret 2026.

Michael selaku Ketua Panitia terlihat menyambut dengan ramah tamah kehadiran jajaran Tridharma PTITD.SI 67 dan Martrisia.

Michael juga mengatakan Cetiya Zhunti Insan Semesta ini didirikan atas amanah, pesan dari leluhur (Dewa) untuk membantu masyarakat umum tanpa mengutip biaya apapun dan tanpa memandang ras, suku serta agama.

“Siapapun boleh hadir bagi yang percaya tanpa adanya paksaan apapun,” ujarnya.

Hari pertama kegiatan yakni mengadakan ritual sembayang mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas diberikannya kesehatan dan rejeki serta dijauhkan dari segala musibah dan bencana mulai pukul 00.00 wib.

Di hari kedua yakni ritual arang (ritual pembersihan diri dari segala hal hal yang negatif) mulai pukul 09.00 wib hingga selesai.

Tahun Kuda Api ini membawa harapan akan keberanian, semangat membara, dan perubahan positif yang cepat.

“Diharapkan tahun ini mendatangkan keberuntungan, kemakmuran, dan peningkatan finansial di tengah pergerakan dinamis, kebebasan, serta perlunya menjaga harmonisasi dan kebijaksanaan dalam bertindak,” ujarnya.

Budi Malem selaku Ketua Tridharma Komda Sumut menjelaskan PTITD.SI 67 adalah tempat toleransi, harmonisasi dan kerukunan antar umat.

“Kita sebagai anggota Tridharma dan Martrisia harus menjaga kerukunan beragama antar sesama,” ujarnya.

Tambah Budi, tahun Kuda Api ini merupakan gabungan energi dinamis, keberanian, ambisi, dan kecepatan tinggi.

“Shio Kuda Api ini dengan sifat api yang membara, melambangkan perubahan besar, inovasi, semangat kompetitif, dan momentum untuk bertindak nyata, namun perlu diimbangi dengan manajemen emosi dan kesehatan agar tidak mudah padam atau terjadi konflik,” tambahnya.

PTITD dan Martrisia aktif dalam kegiatan keagamaan serta sosial, khususnya yang berhubungan dengan ajaran Tridharma (Buddha,Tao,dan Konghucu), merawat etika dan menjaga budaya serta menghormati leluhur di Indonesia.

Turut mendampingi Budi Malem, Sukasdi SE (Pembimas Kementrian Agama Buddha), William Limutra SH.MH (Seketaris Tridharma), Suhu Virya Dharma Mahastravira, Santun Butar Butar SH dan Hendrik Hutabarat SH MH (Humas Tridharma).

Pantauan wartawan acara berjalan aman dan lancar. (Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *