AP Luat Siahaan
MEDAN – Sebagai penerus bangsa, pemuda harus dibina dan diarahkan kepada hal-hal yang positif.
Namun akhir-akhir ini kita disuguhkan dengan berita perkelahian antar kelompok pemuda yang terjadi hanya masalah sepele. Hal ini berimbas terganggunya kenyamanan warga.
Harapannya pemuda harus memberikan contoh bagi masyarakat luas dalam menunjukkan toleransi dan saling menghargai satu sama lainnya.
Hal itu dikatakan AP Luat Siahaan selaku Ketua Forum Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima (FPKL) Kota Medan.
“Pemuda merupakan aset berharga bangsa. Di pundak merekalah nantinya masa depan bangsa ini. Untuk itu generasi muda Indonesia harus berpikiran positif dan memiliki kualitas ,” ujar AP Luat Siahaan kepada wartawan, Kamis (30/10/2025) siang.
Tambah AP Luat Siahaan, apalagi Sumpah Pemuda baru diperingati dua hari yang lalu. Hal itu harus dimaknai dan dihayati agar nilai-nilai Sumpah Pemuda bermanfaat.
“Bagi generasi muda saat ini, makna Sumpah Pemuda menjadi sangat penting. ini adalah sebuah panggilan jiwa dan bentuk nasionalisme serta wujud perjuangan generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa,” tambahnya.
Nyala api semangat yang tercipta oleh Sumpah Pemuda ini akhirnya menjadi perjuangan kemerdekaan. Kini di era yang berbeda tentunya dapat diterjemahkan menjadi upaya membangun bangsa melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi.
“Dengan berbagai perkembangan zaman, tentunya berbagai tantangan akan dihadapi oleh generasi muda. Meskipun kemudahan itu didapat oleh generasi muda, namun hambatan maupun tantangan perlu diantisipasi dengan baik,” jelasnya.
AP Luat Siahaan berharap pemuda jangan terjebak konflik dan kekerasan. Jadikan perbedaan menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia seutuhnya. (wil)












