Resmi Dilantik, Kejurnas 2026 Jadi Ujian Perdana POBSI Sumut

DILANTIK: Ketua Harian PB POBSI Syafril Nasution saat menyerahkan pataka kepada Ketua POBSI Sumut, HM Hidayat Batubara. (ist)

MEDAN – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Utara periode 2026-2030 resmi dilantik di Hotel Adimulia Medan, Sabtu (8/8/2026).

Di bawah kepemimpinan HM Hidayat Batubara, POBSI Sumut langsung memasang target tinggi dengan membidik lima medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026.

Pelantikan dilakukan Ketua Harian PB POBSI Syafril Nasution mewakili Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo. Prosesi ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada HM Hidayat Batubara sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru POBSI Sumut periode 2026-2030.

Dalam kepengurusan tersebut, HM Hidayat Batubara dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Ir H Ucok Afriansyah Rambe MM sebagai Ketua Harian. Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Meidi Budhiparama, sedangkan Bendahara dijabat Alya Haya Anjany Lubis. Kepengurusan ini juga diperkuat sejumlah bidang yang akan menjalankan program organisasi dan pembinaan prestasi biliar Sumatera Utara.

Syafril Nasution berharap kepengurusan baru POBSI Sumut mampu membawa prestasi biliar Sumatera Utara ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, Sumut memiliki potensi besar setelah pada Kejurnas sebelumnya mampu meraih tiga medali emas dan tiga perak serta menempati peringkat ketiga.

“Harapannya pengurus POBSI Sumatera Utara yang dilantik ini bisa membawa Sumatera Utara kepada jenjang yang lebih baik,” ucapnya.

Syafril juga menyambut positif rencana POBSI Sumut untuk mendorong penyelenggaraan event internasional di Sumatera Utara. Menurutnya, Sumut memiliki sejumlah fasilitas pendukung yang memadai, termasuk hotel dan akses penerbangan internasional.

Selain itu, Syafril menilai kepengurusan baru POBSI Sumut memiliki struktur yang cukup lengkap, termasuk bidang usaha. Hal tersebut sejalan dengan visi PB POBSI yang ingin menjadikan olahraga sebagai sebuah industri.

“Olahraga itu harus menjadi industri. Tidak mungkin olahraga terus seperti ini dan hanya bertumpu kepada pemerintah. Olahraga harus bisa berjalan dan menjadi industri,” tegasnya.

Sementara itu, Kadispora Sumut M Mahfullah Daulay yang mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan biliar merupakan olahraga yang memiliki karakter kuat.

Ia berharap kepengurusan POBSI Sumut periode 2026-2030 menjadi momentum pembenahan, penguatan organisasi dan peningkatan prestasi.

Mahfullah juga meminta POBSI Sumut terus bersinergi dengan Pemprov Sumut dan KONI Sumut dalam menyusun program pembinaan, khususnya menghadapi PON XXII 2028 NTB-NTT.

“Kami berharap POBSI Sumatera Utara dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan KONI Sumatera Utara untuk meningkatkan prestasi dan perolehan medali, khususnya dalam persiapan menghadapi PON 2028 NTB-NTT,” katanya.

Ketua Umum Pengprov POBSI Sumut periode 2026-2030 HM Hidayat Batubara menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal komitmen untuk membawa biliar Sumut meraih prestasi lebih tinggi.

Ujian pertama kepengurusan baru langsung datang melalui Kejurnas yang akan digelar di Gedung PBC, Jakarta Pusat, 5-11 September 2026. Sumut akan mengirimkan 16 orang yang terdiri dari 13 atlet putra dan tiga atlet putri.

Hidayat mengatakan persiapan telah dilakukan selama dua bulan melalui proses seleksi. Ia menyebut para atlet Sumut kini sudah berada dalam kondisi siap bertanding.

“Mesin sudah kita panaskan dalam dua bulan ini melalui seleksi. Tidak ada yang pasti, tetapi insya Allah berdasarkan metode-metode yang sudah kami lakukan, semuanya sudah berada di angka 75 persen ke atas,” katanya.

Dengan persiapan tersebut, Hidayat optimistis Sumut mampu membawa pulang lima medali emas dari Kejurnas 2026.

“Kami mohon dukungan dan spirit dari bapak-bapak semua,” ucapnya.

Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar menyatakan biliar merupakan salah satu cabang olahraga andalan Sumatera Utara. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, biliar Sumut menyumbangkan enam medali emas, satu perak dan 10 perunggu.

Karena itu, KONI Sumut akan memberikan perhatian terhadap persiapan atlet POBSI Sumut, termasuk menghadapi Kejurnas 2026.

KONI Sumut juga menyatakan siap melepas keberangkatan kontingen POBSI Sumut menuju Kejurnas. Bahkan, Ketua KONI Sumut direncanakan hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet Sumut di Jakarta.

“Bilamana hasilnya sesuai target, yakni juara umum atau memperoleh lima medali emas Kejurnas, kami akan hadir langsung memberikan support karena ini membawa nama Sumatera Utara,” ujarnya.

Untuk Kejurnas 2026, KONI Sumut tidak mematok target khusus. Namun, untuk PON XXII 2028 NTB-NTT, KONI Sumut menargetkan prestasi lebih tinggi.

“Tetapi untuk PON 2028 nanti kami targetkan delapan medali emas,” tegasnya. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *