Berita  

Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera di Sibolangit, Kasatlantas Polrestabes Medan Imbau Tertib Berkendara

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP S.L Widodo. (ist)

MEDAN – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyampaikan informasi kepada masyarakat, khusus masyarakat Deli Serdang dan Kota Medan untuk mengambil jalur alternatif.

Dimana akan dilaksanakan Jambore Daerah XI, Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang berpusat di Bumi Perkemahan Sibolangit menuju Berastagi mulai dari tanggal 8 Juli hingga 11 Juli 2026.

Informasi rekayasa lalulintas itu disampaikan dari media sosial Instagram @pemkab.deliserdang, pilihan jalur alternatif perjalanan yakni :

– Jalur 1 : melalui Jalan Pancur Batu
Rute dari Medan menuju Pancur batu kemudian Durin Simbelang, lanjut ke Sibolangit dan Berastagi.

Mencapai kurang lebih perjalanan 1 jam 57 menit dengan perjalanan kurang lebih 66,7 kilometer.

– Jalur 2 : melalui Jalan Medan Zoo (Alternatif jika padat di Pancur Batu)
Rute dari Medan menuju Medan Zoo, kemudian Simpang Sembahe lanjut Sibolangit dan Berastagi.

– Jalur 3 : melalui Jalan Namorambe

Rute dari Medan menuju Namorambe kemudian Sibolangit dan Berastagi

Mencapai kurang lebih perjalanan 1 jam 57 menit dengan perjalanan kurang lebih 64,8 kilometer.

Terpisah Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP S.L Widodo mengimbau kepada pengendara baik roda dua dan roda empat yang mengikuti acara Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang berpusat di Perkemahan Sibolangit menuju Berastagi untuk tertib saat berkendara.

Hingga kini, arus lalulintas dari Jamin Ginting menuju ke Berastagi masih seperti biasanya. Namun ia tidak bisa pungkiri jika banyak truk yang mengalami mogok di tengah jalan sehingga membuat arus lalulintas jadi padat dan menyebabkan kemacetan.

Mengenai tiga jalur alternatif tersebut, Kasat Lantas Polrestabes Medan menyampaikan kepada masyarakat untuk mengambil jalur utama dan tidak menyarankan untuk mengambil jalur alternatif karena kondisi jalan tidak bagus bisa membahayakan bagi para pengendara.

Kasat Lantas Polrestabes Medan pun mengantisipasi jika terjadi kemacetan jalan, pihaknya akan membuka Jalur Contraflow dan one way.

“Sehingga salah satu arus itu yang harusnya empat jadi tiga atau diperkecil, sehingga memadai. Yang penting diarahkan polisi dan disiapkan rambu-rambu petunjuknya,” ucap AKBP S.L Widodo saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

Lebih lanjut, Kasat Lantas mengungkap bahwa kemacetan arus lalulintas itu akan terjadi di tanggal 12 Juli 2026 dikarenakan, para pengendara akan turun ke Medan secara bersamaan.

“Mungkin nanti tanggal 12, bubaran lah, pasti padat,” ungkapnya.

AKBP S.L Widodo mengimbau kepada para pengendara yang selesai mengikuti acara Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara, untuk bersabar dan mengantri.

“Ya, untuk pengendara yang pasti bersabar di saat terjadi kemacetan tetap mengantri dan jangan mengambil penguna jalan lainnya sehingga membuat macet parah,” lanjutnya. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *